Senin, 07 Februari 2022

Guru, Meraba Kesiapan Tatap Muka

 



Oleh,Tukijo

Guru SMP 17 Semarang

Bicara pembelajaran di tengah pandemik tidak pernah berakhir. Diskusi terus bergulir, mulai dari kebijakan, implementasi, kurikulum, guru, dan piranti. Pun demikian dengan pembelajaran daring. Seakan menjadi blunder , pembelajaran tatap muka menyisakan beragam persoalan. Alih-alih memberi solusi, justru gaung pembelajaran tatap muka terus didengungkan. Apakah hal tersebut jadi dilaksanakan?Persoalan makin runyam, mana kala solusi atas berbagai persoalan pembelajaran di pandemi belum menemui titik terang. Lalu di pihak guru bagaimana menyikapi rencana pembelajaran tatap muka?


Setiap kebijakan, tidak lepas dari political will para pemangku kebijakan. Tak jarang guru di lapangan kalang kabut. Tak semua guru mampu mengurai persoalan pembelajaran. Pun saat guru harus mencari solusi tidak serta merta bisa lepas dari kenyataan. Awal pembelajaran dari rumah(BDR) diterapkan, pro kontra dari siswa dan masyarakat terus bergulir, Mulai dari ketersediaan kuota internet, piranti, kapabilitas guru mengolah materi dan konten.

Dari aspek ketersediaan platform, memang banyak tersedia. Mulai dari yang gratis, abu-abu, maupun terang-terangan menawarkan paket juga ada. Pada aspek ini, bisa diterima karena peran pihak ketiga. Kemudiaan muncul saat kuota menjadi kendala. Pembelaajran jaran jauh)PJJ) bergantung internet. Jika pun di daerah blangk spot, harus pula ada solusi. Misalnya one teacher, one server offline. Akhirnya seakan protes besar dari masyarakat, akhirnya pemerintah menggelontorkan kuota gratis untuk siswa dan guru. Clear?Tidak! Persoalan tidak berhenti di situ. Muncul lagi alasan android yang tidak suport maupun tidak punya laptop.

Belum ada data valid tentang hal tersebut, pemerintah kini membagikan akun belajar gratis unlimited untuk siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Sekali lagi siswa seakan benar-benar difasilitasi. Tapi apakah persoalan pembelajaran akan berhenti di situ?Terurai akarnya?Belum tentu.(bersambung...

1 komentar:

ARTIKEL

Hebat, Siswa SMP 17 Semarang Raih Juara 2 Lomba Tari Kreasi

 Siswi SMP 17 Semarang, berhasil meraih juara 2 lomba tari kreasi. Lomba diadakan oleh SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. Kegiatan diadakan ...