“Lamat” Tingkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa
Oleh :
Eni Widayanti, S.Pd.
Siswa mana yang tidak mengenal matematika. Mata pelajaran favorit dengan sejuta kenangan asyik bagi sebagian kecil siswa dan kenangan kurang menyenangkan bagi sebagian besar siswa. Pernyataan tersebut jamak menjadi pembicaraan menarik di kalangan pendidik, orang tua, maupun siswa.
Ya, matematika sampai era kini masih dianggap momok bagi siswa, selain karena berisi hitung menghitung juga berkaitan erat dengan hafal rumus rumus yang tentu dalam pengerjaannya memerlukan pikiran tidak sedikit.
Padahal sesuai dengan tujuan pada kurikulum terbaru LPMP 2007:208, matematika dasar khususnya di pendidikan dasar memiliki tujuan antara lain yaitu agar siswa memiliki dan memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antara konsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma secara luwes, akurat , efesien dan tepat dalam pemecahan masaalah. Kemudian menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika.
Memecahkan masaalah yang meliputi kemampuan memahami masaalah, merancang mode matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh, mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masaalah, memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam memcahkan masalah keseharian.
Sehingga jika kita ambil simpulan,tujuan matematika salah satunya adalah melatih kemampuan siswa untuk memecahkan masalah sehari sehari. Maka, sudah kewajiban kita sebagai guru membantu siswa memahami konsep dan teknik penyelesaian dalam matematika agar siswa paham dan mampu mempelajari matematika sebagai salah satu pembelajaran.
Dan hemat penulis, cara yang dapat digunakan guru untuk mencapai tujuan pembelajaran matematika dan agar siswa nyaman belajar matematika adalah dengan menggunakan media pendidikan. Media menurut Syaiful bahri Djamarah dalam bukunya mengatakan yaitu alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan.
Sehingga media pendidikan adalah alat bantu yang dapat digunakan untuk mempermudah siswa dalam memahami materi dari guru saat proses pembelajaran dan pendidikan berlangsung. Dan seperti yang sudah penulis lakukan di kelas VIB SDN Kalibanteng kidul 01, penulis menggunakan “Lamat” sebagai media pembelajaran guna memudahkan dan menyamankan siswa dengan mata pelajaran matematika.
Lamat adalah akronim dari lagu matematika yang disesuaikan dengan tema dan indikator yang sedang dipelajari bersama siswa dalam proses pembelajaran. Teknisnya adalah guru mencipta syair sendiri dengan mengubah syair salah satu lagu anak anak atau lagu yang sedang hits saat ini dengan materi matematika.
Atau teknis yang kedua, guru menugaskan ke siswa untuk menciptakan sendiri lagu matematika dengan irama yang sudah ada atau irama baru kemudian diberi syair yang sesuai dengan materi yang ditugaskan oleh guru di sekolah. Jadi jika opsi ini yang dipilih, maka syair lagu matematika bisa dibuat individu ataupun kelompok.
Kemudian setelah itu proses pembelajaran matematika dengan “Lamat” atau lagu matematika siap dilaksanakan dalam pembelajaran bersama dengan siswa. Manfaat yang didapat dengan menggunakan “Lamat” seperti yang sudah penulis rasakan adalah matematika semakin menyenangkan dan pembelajaran tidak bosan serta tidak menegangkan. Sehingga hasil belajar matematika meningkat dan siswa semakin senang belajar sekaligus mengasah unsur seni siswa sebagai pengiring karakter mereka dalam keseharian.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ARTIKEL
Hebat, Siswa SMP 17 Semarang Raih Juara 2 Lomba Tari Kreasi
Siswi SMP 17 Semarang, berhasil meraih juara 2 lomba tari kreasi. Lomba diadakan oleh SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. Kegiatan diadakan ...
-
Apa itu guru penggerak?Guru penggerak merupakan program resmi dari kemedikbud. Guru yang mampu menggerakkan semua komponen dalam semua akti...
-
“Lamat” Tingkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Oleh : Eni Widayanti, S.Pd. Siswa mana yang tidak mengenal matematika. Mata pelajaran ...
-
Reposisi PPK, Literasi dan Kompetensi di Kurtilas Oleh. Tukijo, S.Pd Guru SMP 17 Semarang Impementasi kurikulum 2013 atau biasa ki...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar