Menjadi pembelajar dan fasilitator pelatihan bukan perkara muda. Malang melintang di dunia tulis menulis bukan barang baru bagi guru. Karena sejatinya guru menjadi fasilitator pembelajaran di kelas. Guru dihadapkan pada rutinitas pembelajaran bagi siswa. Untuk itu, guru harus terus meningkatkan kompetensinya.Hal tersebut yang mendasari Kelas lIterasi Guru Jawa Tengah yang digawangi Tukijo. Tukijo yang akrab disapa"Pak Jo" ini menggiatkan guru menulis artikel ilmiah populer di media massa. Ia tak tanggung-tanggung menggandeng beberapa media massa cetak. ANtara lain Radar Semarang, Jateng Pos, dan sebagainya. Bahkan kini KLG merambah pada workshop penulisan buku bagi guru dan pengawas se-Jawa Tengah.
Bukan hal mudah pula untuk meyakinkan peserta. melalui media sosial,KLG mulai dikenal sebagai wadah orang-orang kreatif dan pembelajar. Kemajuan pendidikan didukung oleh faktor guru salah satunya. Apalagi gerakan literaasi sudah menjadi gerakan nasional bagi seluruh masyarakat. Untuk itu, perlu didukung semua pihak. Guru di sekolah menjadi pioner bagi siswanya dalam gerakan literasi.
KLG bukan struktural, sehingga benar-benar bergerak dari ruang waktu yang bebas. Dengan tujuan mulia memfasilitasi guru memproduksi karya ilmiah populer. Tantangan ke depan tentu dihadapkan pada kemauan dan kemampuan guru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar